Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kota Tanjungbalai, Agus Hutagalung, menjadi pembicara dalam kegiatan penyuluhan bertema "Bahaya Bullying" yang diselenggarakan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Kota Tanjungbalai, Selasa (14/07/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIB tersebut diikuti oleh siswa dan siswi SMKN 5 Kota Tanjungbalai. Penyuluhan bertujuan meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah.
Dalam pemaparannya, Agus Hutagalung menjelaskan bahwa bullying dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti perundungan secara fisik, verbal, sosial, maupun melalui media digital. Ia menekankan bahwa setiap bentuk perundungan dapat memberikan dampak terhadap kondisi psikologis, rasa percaya diri, serta proses belajar korban.
"Setiap siswa memiliki hak untuk belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Oleh karena itu, diperlukan kepedulian bersama untuk mencegah terjadinya bullying di sekolah," ujar Agus Hutagalung.
Selain memberikan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan serta berbagi pandangan mengenai upaya menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari perundungan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta semakin memahami pentingnya menghormati sesama, menghargai perbedaan, serta berani melaporkan apabila mengetahui atau mengalami tindakan bullying. Pencegahan bullying memerlukan keterlibatan seluruh unsur sekolah, termasuk siswa, guru, orang tua, dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan kondusif bagi perkembangan peserta didik.
Tags
Tanjungbalai

